BACK TO BLOG! The Proposal :D

Assalamualaikum wr wb, everyone!

Well, it’s been a looooong time since the last time I’ve posted a blog here. Soo, I would like to update you guys with my stories hehe..

Alhamdulillah, I’ve got great news to share.. Since 22nd of May 2012, I’ve been oficially proposed!! Tee-hee.. It’s still gets me a weird feeling in my stomach when writing it down..

Waaw, I still didn’t believe it! I got proposed!!

Image

Well, so here’s the story to share..

Soo, tanggal 15 Mei kemarin, ketika saya ada job nge-MC dengan Erwin (@erwinramlie) di Tennis Indoor Senayan itu, Dzul (which is now my fiance :$) kasih kabar kalau Abi nya mau ketemu malem itu dengan saya. Honestly, I had no clue at all kenapa tiba-tiba Abi mau ketemuan..

Well, singkat cerita, malam itu pulang abis nge-MC, ketemu lah saya dengan Dzul dan Abi di Restoran Sederhana Cimanggis. Dan ternyata Abi menyampaikan maksud Dzul untuk melamar saya.. Seriously, I was really shocked. Situasi saat itu, saya dan Dzul sedang putus.. Well, ga bisa dibilang putus juga sih, lebih tepatnya vakum, karena kita butuh waktu dan space untuk sendiri dan intropeksi. Yah, gitu deh.. Dan situasi spt itu baru berjalan kira-kira sebulanan lah, dan tiba-tiba sekarang he asked to propose me??? What theee….

Saya ga langsung bilang iya saat itu juga. Ya iyalah.. secara hal seperti itu ga bisa dijawab dengan tergesa-gesa. I need time to think of everything clearly, not rushly..

Waktu itu saya minta waktu sekitar sebulan untuk bisa memberikan jawaban. Saya bener-bener dalam kondisi yang ‘completely lost’. Karena jujur, saat itu saya juga sedang ‘dekat’ dengan salah satu rekan guru saya. Walaupun belum deket-deket banget sih, tapi tetep aja, saya sudah merasa nyaman dengan beliau, dengan segenap perhatian yang tidak saya dapatkan dari Dzul. Tapi memang saya belum bisa sepenuhnya move on dari Dzul.

Yang saya bingung, ada apa Dzul sekarang malah melamar saya?? Haahh, bener deh saya nggak ngerti sama pikiran cowok. Kemarin bikin saya jejeritan nangis, sekarang bikin pusing kayak anak ilang. Ya Allah, what should I doooo?

Akhirnya saya melakukan istikharah, dan mengembalikan semuanya ke Allah SWT karena hanya Dia-lah yang MahaTahu akan segala nasib dan hidup saya. Saya pasrahkan semuanya ke Allah. Selama hampur seminggu itu benar-benar saya galau nggak menentu. Saya bingung harus bersikap seperti apa ke Dzul dan juga rekan guru saya itu.

Tapi setelah seminggu (ga nyampe sebulan hehe), saya merasa saya yakin dengan pilihan saya.. Bismillah, saya bicarakan hal ini ke kedua orang tua saya. Jelas, mereka kaget dengan hal ini. Wong mereka taunya saya sudah putus, kok tiba-tiba sekarang dilamar?? Hmm, saya aja bingung, apalagi mereka. Tapi insya Allah, saya niatnya ibadah, lillahi ta’ala.. jd saya putuskan untuk maju, bismillah..

Jadilah tanggal 22 Mei kemarin Dzul datang sendirian melamar saya. Nggak ada prosesi kultural yang formal. Hanya dia, saya dan orang tua saya. Ternyata respon ayah saya, yang tadinya meragukan Dzul, malah adem ayem aja tuh. Nggak ada argumen beliau yang meragukan Dzul. Alhamdulillah, mungkin inilah jawaban istikharah saya. Semuanya dilancarkan.. 😀

Kemudian, tanggal 27 nya orang tua Dzul gantian yang datang untuk membicarakan hal tekhnis. Seperti kapan lamaran dan perkenalan keluarga besar, kapan waktu resepsinya, hal-hal seperti itulah.

Dan singkat cerita, sekarang saya sudah dilamar.. tapi hal ini sepertinya nggak merubah hubungan saya dengan Dzul. Doi masih aja cuek bebek kuek kuek.. Nggak pedulian sama kegiatan saya (huhuuuww..) tapi ya sudahlah yaa, niatnya insya allah ibadah, jd nggak boleh dicemari sama yang begituan. Dan banyak juga sih yang nanya, cincin lamaran nya mana.. The answer is, I got no ring :’) Ini bener-bener lamaran yang asli lamaran. hha. Jadi nggak ada tukeran cincin atau apalah. Cukup hati ini saja yang berkomitmen *tsaaaah hahaha

Dan sekarang ibu saya yang udah mulai ribet cari-cari info gedung lalala nya itu. Aduh biyuuung, ribet yah trnyata ngurus nikahan.. Heleuh hehehe..

Advertisements

3 comments

  1. […] Kayaknya baru saya kali ya yang tanda ikatan lamarannya dikasih berbulan-bulan setelah lamaran, haha. Karena memang sebetulnya lamarannya bukan yang mengundang keluarga besar dan diformalkan, hanya Dzul datang ke rumah dan melamar. Lengkapnya, ada di postingan ini –> The Proposal. […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s