Diet Mayo – Part 1

Assalamualaikum wr wb!

Selama seminggu ini, saya mulai mencoba diet mayo. Hihi, kekinian bgt yaa..

Alasan utamanya memang ingin nurunin berat badan, tapi bukan karena tekanan sosial, lebih karena memang disaranin sama obgyn untuk turunin bb. Jadi ceritanya kan saya lagi promil. Nah pas promil kemarin, obgyn saya sempat nanya apa saya pernah mengalami naik/turun berat badan yang drastis setelah menikah. Nah, kebetulan saya naik drastis. Dari sebelum nikah, berat badan saya nggak pernah menyentuh angka 50kg, tapi begitu nikah, perlahan tapi pasti naik sampai ke angka 63 kg >_<

Khawatir ada hormon yang berubah dan terganggu, maka saya disarankan untuk banyak olahraga dan diet supaya berat badan nya stabil lagi. (wuhah!)

Jadilah saya menjajal si diet mayo ini, yang katanya bisa nurunin berat badan dalam waktu cepat. Sebenernya bukan cepatnya sih yang saya cari, tapi yang amannya. Saya pernah nyobain OCD ala Deddy Corbuzier itu, tapi ujung-ujungnya kena maag karena pola makan saya yang berubah. Ketika saya browsing tentang diet mayo ini, memang terlihat agak ekstrim karena di menu sarapannya cuman minum teh atau kopi tubruk aja. Tapi saya udah terbiasa nggak sarapan yang ‘ngenyangin’, malah terkadang sarapan ya cuman minum air putih atau susu aja, jarang yang nasi atau makanan berat. Karena berasa sih jadi lebih lemes paginya kalau udah sarapan berat. Setelah meneliti beberapa menu tentang diet mayo, ada beberapa syarat dalam jalanin diet mayo ini terbilang cukup menyehatkan dan mudah, yaitu :

1. No Salt

2. No Oil

3. No Iced water

3 hal ini yang buat saya mau jalanin diet mayo. Karena memang kita dipaksa untuk hidup sehat jadinya. Dari dulu sebenernya saya udah beberapa waktu nyoba untuk clean eating, mulai dari ngubah minyak goreng ke corn oil, ngurangin konsumsi air es atau air dingin, ngurangin kadar gorengan, ngurangin kadar gula dan garam di masakan, sampai ke nyoba seminggu full makan makanan mentah. Cuman masalahnya memang di konsistensi saya dalam melakukan semuanya sih, hehe. Kadang semangat, kadang loyo. Kadang inget, kadang lupa. Jadi on-off dalam ngelakuin clean eating ini.

Diet mayo sama clean eating ini pada dasarnya sama, kalau menurut saya ya.. Hanya saja di diet mayo memang lebih diatur porsinya, namanya juga diet. Kalau saya pribadi, nyebut proses diet mayo saya sebagai proses detoksifikasi badan dari garem-gareman. Karena di diet mayo ini kan kita sama sekali nggak boleh nyicip sedikitpun garem, jadi badan bener-bener dikuras abis tumpukan garemnya.

Kenapa nggak boleh pake garem? Menurut di web-web yang saya baca, garem itu punya sifat mengikat air, jadinya alasan kenapa badan kita suka berat adalah karena jumlah air di tubuh kita terlalu banyak karena terikat sama si garem ini. Nah melalui diet mayo ini, garam-garam yang numpuk di badan akan di keluarkan sehingga air nya pun bisa mengalir dengan bebas. Makanya jangan kaget kalau lagi diet mayo ini akan sering-sering pipis. 😀

Sebelum memulai diet mayo ini saya pun browsing mengenai katering yang menyediakan layanan pengiriman menu diet mayo. Setelah beberapa toko online yang saya kunjungi, satu kesimpulan yang saya tarik : mahal yaaah diet mayo hahahha. Karena kisaran harganya adalah 100rb ke atas untuk pengantaran menu lunch dan dinnernya. Tadinya saya sempet mikir, pengen masak sendiri aja untuk 13 hari ke depan.. Tapi waktu dan pengalaman saya ngolah daging-dagingan yang terbilang minim, membuat saya jadi ragu juga. Huhuww..

Tapi,jengjengjeeeng! solusi cerah pun datang.. Kebetulan banget, teman SMA saya, Nadya, lagi mulai usaha katering kecil-kecilan. Saya sempet beberapa kali liat postingan Path nya tentang usaha kateringan nya ini. Memang masih dalam skala kecil sih, Nadya baru melayani katering untuk teman-teman kantornya saja dan yang ada di wilayah Depok II. Biasanya menu katering yang ia buat adalah menu makanan sehat,no nasi dan no gorengan. Dan kebetulan juga, dia baru mulai buka menu untuk menu diet mayo. Akhirnya, cobalah saya menghubungi Nadya ini untuk tanya-tanya harga dan sistem katering-nya.

Alhamdulillah untuk harga nggak terlalu mahal, masih masuk budget. Pake diskon temen pula haha.. Hanya saja, karena Nadya ini bekerja, dia pun nggak bisa menerima pesanan dalam jumlah banyak dan wilayah pengantarannya hanya di sekitar rumahnya di Depok II. Alhamdulillah lagi, rumah dan tempat kerja saya deket dari rumahnya Nadya, jadi saya masih bisa ikt kateringannya. Untuk menu yang ditawarkan pun, hanya sarapan dan makan siang, makan malam nggak termasuk. Sarapan di diet mayo memang sebenernya hanya kopi dan teh, tapi bagi yang belum terbiasa sarapan cuman air doang, biasanya ditambah sama salad sayur atau buah atau bubur oatmeal. Nah Nadya bisa menyediakan itu.

Singkat cerita, saya pun ikut layanan Nanad Katering (nama kateringnya Nadya :D) ini. Saya hanya ambil menu makan siang saja, karena untuk sarapan saya masih bisa membuat sendiri. Untuk harga reguler diet mayo adalah 70 ribu (sarapan salad, lunch dan buah segar), kalau hanya ingin makan siang saja seperti saya cukup dengan 60rb per hari. Biaya antar 5ribu untuk di wilayah Depok II, wilayah lainnya menyusul katanya hehe. Dan ada 1 lagi kondisi katering ini, yaitu tidak bisa melayani di hari weekend dan libur.. huhu sayang sih sebenernya, tapi ya karena Nadya nya juga masih kerja, jadi sabtu-minggu itu bener-bener dijadikan hari liburnya dia. Semoga aja someday dia bisa fokus di usaha katering nya ini 😀

Nah, untuk menu makannya, saya angkat 4 jempol untuk Nanad Katering! Enak-enak tenaaan! Padahal semua masakan dimasak tanpa menggunakan garam, tapi tetap gurih. Dari dulu memang Nadya terkenal suka masak sih, jadi kayaknya masak sambil merem juga enak masakannya. 😀

Yuk cek beberapa menu yang udah dibuat Nadya.

IMG_7254Day 1 – Kentang Rebus, Wortel dan Baby Sawi Kukus dan Telur kukus isi daging cincang, jamur dan wortel. Buah : Semangka

IMG_7275

Day 2 – Dory Fish Panggang, Telur rebus, Mashed potato dan sayuran kukus. Buah : Apel. (Susu tambahan saya aja karena kadang suka laper lagi setelah sejam-dua jam makan siang)

IMG_7301

Day 3 – Dada ayam panggang dengan pan fried fettucini, bayam rebus, sayuran tumis, dan tahu kukus. Buah : Jambu

IMG_7318

Day 4 – Tumis ayam cincang dan udang, kentang rebus, tahu balado dan sayuran kukus. Buah : Jambu

IMG_7352

Day 5 – Dory Fish panggang, Kentang rebus, tumis sayuran, brokoli kukus, tomat segar dan sambal

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s