Japan Trip Day 2: Sakura Sightseeing – Kokusai Gakuin – Kawaguchi River

Hola, Assalamualaikum!

Oke, menyambung tulisan dari Japan Trip Day I waktu itu, kita lanjut ke perjalanan hari kedua dan selanjutnya.

SAKURA SIGHTSEEING DI UENO PARK DAN CHIDORI-GA-FUCHI

Kalau di hari pertama kemarin, jadwal jalan-jalan cuman sekitaran Shibuya dan Harajuku, karena hujan membuat kita nggak bisa ke banyak tempat, hari ini rombongan kami berniat untuk sightseeing lihat pohon-pohon sakura yang masih bermekaran. Jadi tujuan pertama di hari kedua ini adalah ke Ueno Park, destinasi unggulan di Tokyo kalau mau melihat keindahan cherry blossom alias sakura ini. Dari hotel kami di Akihabara, kami naik kereta untuk mencapai ke stasiun Ueno lalu berjalan kaki ke tamannya. Huaah, pengalaman pertama liat sakura secara langsung, bikin saya jadi agak sedikit norak ketika baru masuk Ueno Park, langsung heboh selfie, foto ootd dan foto2in segalanya yang ada hahaha. Happy banget bisa ngeliat jajaran pohon bunga sakura yang masih berwarna pink pucat, walaupun udah banyak juga bunganya yang berguguran.IMG_9859IMG_9819IMG_9799

Setelah puas foto-foto dan menikmati keindahan sakura di Ueno Park, kami bergerak menuju Chidori-ga-fuchi, yaitu sungai kecil yang letaknya dekat dengan Imperial Palace Garden. Di sungai Chidori ini, pemandangannya oke banget! Pohon-pohon sakura yang bermekaran berjejer cantik di sepanjang jalan setapaknya dan juga di atas sungainya. Duh, bener2 memanjakan mata banget deh jalan-jalan di sekitar sungai ini. Bisa langsung cek fotonya di bawah 😀

IMG_9897
Pohon sakura yang bermekaran sepanjang jalan menuju Chidori-ga-fuchi
IMG_9895
Sungai Chidori
IMG_9938
Bisa sewa perahu dayung juga lho!

Sesampainya di Chidori-ga-fuchi, ada layanan sewa perahu yang bisa kita naiki untuk menjelajahi sekeliling sungai plus foto-foto dibawah rimbunnya pohon sakura. Saya lupa berapa harga tiketnya, sekitar 1500 an yen gitu deh kalau nggak salah. Perahunya hanya bisa dinaiki 2 orang dan kita mesti mendayungnya sendiri, pas banget buat yang dateng sama pasangannya, romantis! (pasangan halal nya lho tapi hehe). Ada juga perahu yang nggak perlu di dayung, cukup di genjot aja pakai kaki, tapi unitnya terbatas, jadi ya untung-untungan aja sih, kebetulan orang tua saya dapet perahu genjot (sorry, ga bisa nemu istilah yang lebih oke :p )

IMG_9909
Rowing for the first time, keliatan banget ya lagi struggling nya? :p
IMG_9913
Berasa honeymooners yee Pah, Mah..
IMG_9924
Happy me under the cherry blossom!

LUNCH AT SEKAI CAFE, A MUSLIM FRIENDLY AND HALAL RESTO IN ASAKUSA

Udah puas main-main di sungai (berasa bolang ya main di sungai :p ), kami pun menaiki kereta lagi dan menuju daerah Asakusa untuk makan siang. Daerah Asakusa terkenal dengan Senso-ji Temple dan Nakamise Street yang kental dengan suasana Jepang tempo doeloe-nya. Di Asakusa juga sudah mulai bertebaran restoran halal dan muslim-friendly. Salah satunya adalah Sekai Cafe. Letaknya dekat dari Kaminarimon Gate, tinggal lurus sedikit, terus belok kiri ke gang kecilnya, nanti pasti ketemu sama Sekai Cafe.

IMG_9965
Tampak depan Sekai Cafe

Nah, untuk makan siang kali ini, kami mengunjungi Sekai Cafe ini. Suasana kafenya hangat dan modern. Ada mushola kecilnya juga, plus stafnya ramah dan lancar berbahasa Inggris. Menunya pun variatif dan relatif murah. Karena jam makan siang sudah lewat lumayan lama, kami pun sudah kelaperan semua, sehingga begitu sampai kafe, kami langsung memesan menu yang paling cepat dibikin, yaitu chicken donburi. Isinya ada nasi dengan topping daging ayam cincang dan telur orak-arik. Side dish nya ada salad dan miso sup.

IMG_9963
Menu lunch yang langsung abis seketika

OFFICIAL VISIT TO KOKUSAI GAKUIN SCHOOL IN SAITAMA

Setelah selesai makan siang dan solat zuhur-ashar, kami langsung bergerak ke stasiun Asakusa dan berangkat menuju ke stasiun Omiya, Saitama untuk bertemu dengan Mr dan Mrs Ono, pasangan pemilik Kokusai Gakuin, sekolah yang menjadi partner Al Fikri dan menjadi tujuan program homestay Al Fikri di September mendatang. Kami janjian di stasiun Omiya dengan guru pihak sekolah KG yang akan mengantar kami ke sekolah dari statsiun. Tujuan kami berkunjung ke KG adalah untuk survey lokasi sekaligus rekonsiliasi kembali mengenai program homestay kedua sekolah, selain itu para yayasan juga sekaligus ingin bersilaturahim dan melihat fisik bangunan sekolah KG ini, yang konon sudah 50 tahun berdiri.

IMG_9994
Di depan lobi utama Kokusai Gakuin, Saitama
IMG_9984
Mrs Manna Ono (Vice Principal of Kokusai Gakuin) and Mr Johansyah S. Arifin (Head of Al Fikri Islamic School’s Board) -Tukar suvenir antar sekolah-

Setelah keliling kompleks sekolah, kami juga dijamu dengan snack sore ala Jepang di rumah tradisional jepang (Tonshoden) yang ada di kompleks sekolah juga. Setelahnya, kami diajak makan malam di Omiya Palace Hotel, makan malem ala ala fine dining gitu. Makanannya pun khas Jepang semua, ya sushi ya sashimi dan segala rupa makanan seafood lainnya. Karena pihak sekolah KG tau kita ini muslim, mereka pun khusus memesan menu yang berbahan dasar seafood dan request untuk no mirin. Baik yaahh, they’re very considerable. 🙂

IMG_0006
Berdiri : Mbak Sri (our guide), Mr Darmatias Darwis, Mrs Retno Rukmini, Mrs Manna Ono. ME! . – Duduk : Mr Edi Sumantri, Mr. JSA, Mr. Hiroyuki Ono

Dan malam hari kedua pun ditutup dengan perut yang kenyang dan senyum terkembang di wajah kita semua (tsailaah). Lanjut ke hari selanjutnya yuk!

LAKE KAWAGUCHI AND KACHI-KACHI ROPEWAY

Di pagi hari berikutnya, kami semua sudah siap untuk check-out dari hotel. Setelah sarapan, kami menggeret koper masing-masing menuju stasiun kereta Akihabara dan menuju Shinjuku Station untuk menaiki kereta menuju Otsuki Station. Yep, hari ini kami pindah hotel, yaitu ke daerah Kawaguchi-ko, sungai di kaki gunung Fuji. Menuju Otsuki Station dibutuhkan sekitar 1 jam lebih. Dan disana, kami juga berganti kereta ketika sampai di stasiun, kami berganti kereta dengan Fujikyu Express dan melanjutkan perjalanan menuju Kawaguchi Station. Rencana awal kami sebenarnya mau menaiki Fujikyu Bus dari Shinjuku Station yang langsung sampai di daerah Kawaguchi, tapi sayangnya tiket bus yang tersisa di jam keberangkatan yang kami mau hanya ada 5 kursi, sedangkan kami berenam, nyesek banget yah 😦

Akhirnya Mba Sri memutuskan untuk naik kereta saja walaupun harus gonta ganti stasiun. Tapi walaupun begitu, kami cukup senang naik kereta. Pemandangannya cukup menarik, ketika masih di area Tokyo, pemandangan didominasi oleh gedung-gedung tinggi menjulang, lalu berganti menjadi area perumahan ketika bergerak ke daerah perumahan lalu ketika sudah mendekati Otsuki Station, pemandangan alamnya mendominasi. Kami berganti kereta di Otsuki Station, yaitu menaiki kereta Fuji Express, yaitu kereta yang akan membawa kita langsung ke Kawaguchi Station. Keretanya lucu deh, ini dia penampakannya

img_0013

Nah setelah menaiki kereta ini, kita akan sampai di stasiun Kawaguchi kira-kira setelah menempuh waktu perjalanan 50 menit. Saat itu jam sudah menunjukkan waktu lewat makan siang, dan suasana di stasiun Kawaguchi udah mulai sepi. Asliii, stasiun ini sepiiii banget. Suasana sekitaran kotanya pun sepi. Kalau kata Mbak Sri, daerah Fuji dan Sungai Kawaguchi ini memang udah akan sepi menjelang sore, kebanyakan toko tutup dari jam 7 malam. Mungkin karena daerah pedesaan ya, jadi aktifitas warganya juga nggak sepadat di kota.

Begitu sampai di stasiun, kita langsung cari taksi menuju hotel. Sayangnya saya lupa banget nama hotelnya apa. Sempet videoin penampakan si hotelnya, tapi udah kehapus, hikshiks. Hotelnya lumayan lucu, di lobinya banyak fasilitas yang nggak lazim ada di hotel-hotel kebanyakan. Ada kolam fish spa, jadi kita bisa nyelupin kaki terus nanti si ikan-ikannya makanin kulit mati kaki kita. Ada juga kursi pijet, ada meja biliard, meja pingpong dan ada mesin-mesin arcades game! Pokoknya, lobinya memanjakan tamu banget. Mulai dari orang dewasa sampai anak kecil bisa betah berlama-lama di lobi. Oh iya, di hotel ini, kita dapet kamar khas tradisional Jepang, jadi kita pun tidur dengan tatami alias kasur lipat ala Jepang tempo dulu itu.

img_0021
View from our hotel with Mt. Fuji as background
img_0023
Me when taking OOTD. fufuufu
img_0130
kamar tradisional Jepang
img_0136
Omo! Ada ruang tamu mini juga di pojokan

Setelah check in dan meletakkan koper di kamar masing-masing, kami berjalan kaki menuju resto Aladdin untuk makan siang, resto ini menyediakan makanan India halal. Jaraknya nggak jauh dari hotel, sekitar 300-400 meter aja. Sepanjang jalan, kami disuguhkan pemandangan alam yang indah. Udaranya pun sejuk, cenderung dingin. Saya sampai nggak mau ngeluarin tangan dari saku jaket, saking angin bertiup cukup sering. Sesampainya di resto Aladdin, ternyata restonya lagi mau tutup untuk break siang, tapi mungkin karena kasian juga liat kita berenam yang udah kelaperan, si pemilik resto pun bersedia tutup agak terlambat siang itu. Kami memesan gulai ayam dengan pita bread, menu yang paling cepat dibuat. Udah laper ciin..

Selesai makan siang, Mbak Sri mengajak kita untuk menaiki Kachi-Kachi Ropeway, yaitu jalur penanjakan ke bukit bernama Kachi-Kachi. Ada 2 alternatif untuk mendaki bukit ini, yaitu dengan menanjak secara manual atau menaiki kereta gantung. So pasti kita milih pake kereta gantung yaaa, secara udah ga kuat banget kakinya kalau diajak naik bukit haha. Tapi memang untuk naik kereta gantung ini ngantrinya lumayan panjang, sekitar 20 menit untuk antri beli tiketnya dan 10 menit lagi untuk naik ke kereta gantungnya. Sesampainya diatas, kami disuguhkan pemandangan Gunung Fuji dan juga bukit Kachi-Kachi yang… ya gitu deh, bukit gitu. hahha. Emang nggak terlalu wow sih dateng ksini. Kecuali buat yang doyan sama pemandangan alam. Tapi ya buat saya, tempat ini nggak se wow di bayangan saya. Jadi kami nggak begitu banyak menghabiskan waktu diatas, cuman sekitar 15-20 menit untuk foto-foto dan jalan-jalan sekitaran bukit, abis itu turun lagi.

img_0090
Lonceng hati yang katanya bisa bikin pasangan langgeng. Mitos lhooo
img_0089
Pemandangan Gunung Fuji dari bukit
img_0040
Details untuk naik kereta gantung
img_0038
Tarif untuk naik kereta gantung

Setelah dari bukit, Mbak Sri ngajakin kita ke Gotemba Premium Outlet, sebuah tempat belanja yang katanya menjual barang branded tapi dengan harga terjangkau. Kita naik bis menuju Gotemba Premium Outlet ini, dan waktu tempuhnya lumayan lama, ada kali sekitar 2 jam, karena dia berhenti di setiap halte gitu. Kita turun di stasiun ap agt namanya, lupa. Nah dari stasiun kereta ini, kita naik shuttle bus yang langsung turun di outletnya.

img_0108img_0112

Kita sampai di outlet ini udah menjelang waktu magrib, makanya udah agak gelap. Dan kita pun belanjanya rada kejar-kejaran sama waktu, secara bus terakhir yang menuju stasiun tempat kita berhenti di awal berangkat pukul 19.30 WIB. Jadi nggak ada deh waktu untuk jajal-jajal lucu atau liat-liat mupeng, begitu liat barang disuka, harga ok, langsung ke kasir. Haha. Saya kebetulan lagi nggak napsu belanja (alias yen menipis), tapi Alhamdulillah bapake berbaik hati beliin tas MK yang saya taksir banget begitu liat pertama kali di toko MK. Harganya pun ga sedahsyat harga di mal Jakarta kalau di rupiah-in, jadi masih masuk akal lah ya.. Yeaaayy aku dapet tas (guling-guling bahagia)

Nah, selesai belanja, kita langsung naik shuttle bus lagi dan kembali menyusuri jalanan pulang ke Kawaguchi. Di perjalanan ke dan dari Gotemba, sebenernya kita ngelewatin Fuji-Q Highland yang terkenal dengan roller coaster tertingginya mereka, tapi sayang kita nggak sempat main kesana (yaiyalah, rombongannya bareng mbah-mbah gitu, bisa diprotes kalo ksana). Begitu sampai di daerah Kawaguchi, suasana disana udah kayak tengah malem, padahal baru jam 9-an. Tapi udah banyak toko tutup dan jarang banget orang lalu lalang dijalanan. Nah dari stasiun Kawaguchi, kita beruntung banget karena ada taksi nganggur, jadi kit naik taksi untuk menuju resto Aladdin (lagi) untuk makan malam. Ternyata si resto Aladdin ini ada 2 cabang, yang satu yang tempat makan siang tadi, nah yang satu lagi adalah resto yang lebih besar daripada yang pertama. Lagi-lagi kita pesan gulai ayam, tapi kali ini pake nasi briyani dan pesen teh india juga alias cha.

img_0128img_0120img_0123img_0127

Selesai makan malam, kita naik taksi lagi untuk kembali ke hotel. Abis itu kita bobo deeehh, sekaligus mempersiapkan besok pindah hotel lagi ke OSAKA. Wuhuuu..

See you on next post!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s